Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251121-WA0027.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241201-WA0001</div></div>
		<div id=
FeaturedInternasional

Menbud RI-Menbud Belanda Sepakat Perkuat Kerja Sama Repatriasi Benda Budaya Indonesia 

×

Menbud RI-Menbud Belanda Sepakat Perkuat Kerja Sama Repatriasi Benda Budaya Indonesia 

Sebarkan artikel ini
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon (kanan) dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Belanda Eppo Bruins (kiri) sepakat memperkuat kerjasama repatriasi benda-benda budaya Indonesia dari Belanda pada pertemuan kedua menteri di Den Haag Belanda, Sabtu 14 Juni 2025 (Foto: Humas Kembud RI)
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

DEN HAAG – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Belanda, Eppo Bruins, sepakat memperkuat kerja sama repatriasi atau pemulangan benda-benda budaya Indonesia dari Belanda.

Siaran pers Kementerian Kebudayaan RI, Minggu (15/6/2025) menyebutkan, kesepakatan itu dicapai pada pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Belanda (Ministerie van Onderwijs, Cultuur en Wetenschap) di Den Haag Belanda pada 14 Juni 2025.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240103_1500582.gif

Kedua menteri menegaskan pentingnya kolaborasi jangka panjang dalam riset asal-usul koleksi, penguatan kerja sama kelembagaan, dan penyederhanaan proses pengembalian benda budaya yang secara historis dan kultural berasal dari Indonesia.

Pertemuan itu juga menjadi bagian penting dari penguatan Indonesia–Netherlands Comprehensive Partnership dan Plan of Action 2024–2025 yang menempatkan kebudayaan sebagai salah satu pilar utama kerja sama kedua negara.

Kedua menteri menegaskan komitmen bersama untuk melanjutkan proses repatriasi benda-benda budaya Indonesia, termasuk melalui perpanjangan Technical Arrangement on Repatriation yang akan ditandatangani pada Juli 2025.

Menteri Fadli menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemulangan 828 obyek warisan budaya ke Indonesia hingga akhir tahun 2024, termasuk Koleksi Pita Maha, Harta Karun Lombok, dan 68 obyek dari Museum Rotterdam.

“Saya sangat menghargai semangat keterbukaan dan kemitraan yang ditunjukkan oleh Pemerintah Belanda dalam proses repatriasi ini. Lebih dari sekedar pemulangan artefak, repatriasi ini sangat penting untuk melengkapi narasi sejarah, memulihkan memori, martabat, dan identitas budaya bangsa,” ujarnya.

Menteri Bruins juga secara tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya restitusi benda-benda budaya dari Belanda ke Indonesia.

“Saya sangat terlibat secara pribadi dalam proses restitusi. Bagi saya, seluruh benda atau artefak apa pun yang tidak seharusnya berada di sini, harus dikembalikan ke tempat asalnya, ke akar budayanya. Sesuatu yang dicuri tidak seharusnya disimpan di sini,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya riset asal-usul (provenance research) yang menyeluruh, namun menegaskan bahwa proses pengembalian harus berlangsung cepat dan tanpa hambatan administratif.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *