Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251121-WA0027.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241201-WA0001</div></div>
		<div id=
BATENG XPOSEFeaturedHUKUM KRIMINAL

Oknum Pegawai Bank Diduga Cabuli Keponakan Hingga Hamil 5 Bulan

×

Oknum Pegawai Bank Diduga Cabuli Keponakan Hingga Hamil 5 Bulan

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

BANGKA TENGAH , Babelxpose.com – Kasus asusila dengan korban anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Bangka Tengah, Seorang gadis belia berusia 15 tahun, diduga menjadi korban pencabulan pamannya sendiri berinisial W.

Peristiwa memilukan itu terjadi di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240103_1500582.gif

Korban yang seharusnya menikmati bangku sekolah, hamil lima bulan akibat perbuatan bejat pamannya sendiri.

Keluarga awalnya curiga lantaran korban sering sakit dan dibawa ke dokter.

Akhirnya terungkap, saat diperiksa dokter, korban tengah hamil lima bulan.

Pelaku selama ini sudah dianggap layaknya ayah sendiri oleh korban.

“Pelaku bekerja sebagai pegawai bank di Koba,” ungkap bibi korban kepada jejaring Cyber Media Group, Rabu (21/1/2026).

Mengetahui kondisi keponakannya, bibi korban bersama keluarganya melapor ke Polres Bangka Tengah.

“Kami bersama keluarga langsung melaporkan tersangka W ke Polres Bangka tengah, dan kabar yang kami dapat pelaku sempat lari namun telah ditangkap beberapa hari yang lalu,” ucapnya.

Mirisnya, keluarga pelaku W mendesak agar laporan di polisi dicabut.

“Keluarga tersangka beberapa kali datangi kami tanpa ada rasa bersalah dan minta maaf agar kami mencabut laporan kami. Kami merasa terintimidasi, apa lagi ada keluarga pelaku oknum berpangkat secara kasar memaksa saya dan keluarga saya mencabut laporanya,” ujar bibi korban sambil menahan air mata.

“Saya selaku bibi korban meminta agar keluarga korban berhenti mengintimidasi saya dan keluarga saya, kami masih baik tidak mau mengungkapkan siapa saja yang mengintimidasi saya dan keluarga saya, jangan paksa kami turut melaporkan intimidasi tersebut kepada pihak berwajib,” katanya.

Keluarga korban sangat berharap pihak kepolisian yaitu Polres Bangka Tengah dapat memproses hukum secara profesional.

“Kami harap polisi dapat bekerja secara profesional, mengingat itimidasi yang kami terima dan siapa saja yang mengintimidasi kami cukup berpengaruh,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi kebagian kehumasan di group WA media dan Polres Bangka Tengah terkait progres kasus tersebut, admin hanya membalas “siap belum ada perintah dari atas bang”. (CMG)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *