Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AdvetorialPANGKALPINANG XPOSE

Pemkot Pangkalpinang Salurkan Bantuan ATENSI untuk 249 Nelayan dan Lansia di Ketapang

×

Pemkot Pangkalpinang Salurkan Bantuan ATENSI untuk 249 Nelayan dan Lansia di Ketapang

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mulai menyalurkan bantuan dari program Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) dari Kementerian Sosial (Kemensos) bagi 249 para nelayan dan Lansia yang ada dikawasan Ketapang Kecamatan Pangkal balam, Kamis (5/3).

Penyerahan bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Walikota Pangkalpinang, Prof Saparudin dan Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Sekda Kota Pangkalpinang, Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkalpinang dan seluruh Camat di Kota Pangkalpinang.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Atensi ini sendiri adalah layanan bantuan terpadu yang berfokus pada pemulihan sosial dan kemandirian penerima manfaat melalui pendekatan keluarga, komunitas, atau residensial.

Walikota Pangkalpinang, Prof Saparudin menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah melalui Kemensos terhadap kesejahteraan warga, khususnya kelompok rentan di Pangkalpinang.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup para lansia dan penyandang disabilitas serta meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Pangkalpinang melalui program ATENSI ini. Proses penyaluran dilakukan langsung kepada penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya nelayan. Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp1,3 juta.

Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan, mulai dari jaring nelayan, bahan makanan, beras, nutrisi hingga kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng. “Sebagian besar penerima adalah nelayan, ada juga beberapa lansia yang kita berikan bantuan. Nilai bantuan per paket sekitar Rp1.300.000,” ujarnya.

Menurut Saparudin, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat nelayan yang setiap tahunnya terdampak kondisi pasang tinggi sehingga tidak dapat melaut.

“Kita berharap bantuan sosial ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak kondisi pasang tinggi setiap tahunnya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat lebih dari 400 calon penerima bantuan yang diusulkan. Namun setelah dilakukan proses verifikasi, tahap pertama bantuan diberikan kepada 249 orang.

“Kemarin datanya ada lebih dari 400, tapi setelah kita lakukan verifikasi, yang masuk tahap pertama ini sebanyak 249 orang,” jelasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *