Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241201-WA0001.jpg https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BABEL XPOSEBELTIM XPOSEFeatured

Resmikan Kampung Lebah Madu Teran, Gubernur Erzaldi Juga Serahkan Bantuan

×

Resmikan Kampung Lebah Madu Teran, Gubernur Erzaldi Juga Serahkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

“Ini bukan hal yang mudah untuk merangkul komunitas hingga berjumlah 200 orang yang diawali dengan 15 orang hingga produksi mencapai empat ton perbulan,” ungkapnya. 

Kepada Bupati Belitung Timur yang juga hadir dalam peresmian ini, Gubernur Erzaldi berpesan agar komunitas ini dibina dengan baik. Libatkan Dinas Koperasi dan UMKM, Dekranasda dan Disperindag agar mereka mendapat pendampingan baik untuk kontrol kualitas, kreativitas pengembangan dan pemanfaatan kawasan hingga pemasaran. 

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Kehadiran Ketua HIPMI Belitung Timur juga mendapat pesan khusus dari Gubernur Erzaldi, dirinya mengarahkan untuk saling berkolaborasi, khususnya dalam penggunaan alat Rapid Honey Bee Dehumidifier. Perlu pendampingan kepada komunitas ini, agar waktu dan kapasitas produksi berbanding dengan hasil madu yang ada untuk terus meningkat dengan standarisasi mutu. 

Gubernur Erzaldi juga mendorong kreativitas dari Kampung Lebah Madu Teran ini, dengan mulai memikirkan produk turunan madu yang menjadi khas, karena kesiapan kampung ini untuk menerima kunjungan wisata. 

“Misalnya, menjadi wisata Zero plastik, ini hanya bisa dilakukan kalau orangnya punya hati yang lebih dan memang cinta lingkungan. Ini akan membuat mahal dan spesial bagi orang lain terhadap produk kalian,” ungkapnya. 

Ketua Komunitas Manggar Berdaya, Juliandra bukan hanya berterima kasih atas kedatangan Gubernur Erzaldi dan bantuan yang diberikan, dirinya merasa gugup atas kedatangan orang nomor satu di Babel ini. Pengalaman pertama baginya, mendapat kunjungan dan pesan dari gubernur, dirinya tampak bersemangat menceritakan bagaimana perjuangan mereka dalam membangkitkan ekonomi bersama pasca tambang. 

“Bagi komunitas kami, ini merupakan perhatian dan kepedulian dari bapak terhadap komunitas kecil kami,” ungkapnya bersemangat. 

Juliandra berharap komunitas ini tidak hanya dapat mengembangkan produksi dan produk turunan madu saja, tetapi dirinya mengaku bersemangat untuk menjadikan kampung ini tujuan wisata yang tidak biasa saat wisatawan berkunjung ke Belitung Timur. Terlebih mereka tidak hanya mendapat dukungan Kepala Desa bersama warga Desa Bira, Bupati Belitung Timur juga begitu mendukung gerakan mereka yang disebut-sebut sangat berpotensi ekonomi. 
 
“Kami berharap memiliki keunikan sendiri karena selama ini terus terang untuk setiap pariwisata di Belitung Timur belum memiliki keunikan dan kami ingin memiliki keunikan kekhasan yaitu dari pariwisata lebah madu,” ungkapnya.

Sumber: Dinas Kominfo
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *