Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AdvetorialFeatured

Bendungan Terancam Alami Kekeringan, Rina Tarol Minta APH Bertindak

×

Bendungan Terancam Alami Kekeringan, Rina Tarol Minta APH Bertindak

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Sebab, luasnya hamparan hutan di Babel yang dikuasai oleh banyaknya perusahaan yang diperuntukan sebagai usaha perkebunan kelapa sawit yang tak sedikit menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Belum lagi pelanggaran ketentuan yang diatur pemerintah daerah melalui peraturan daerah (Perda) Nomor 19 Tahun 2017 tentang Tata Kelola Perkebunan Kelapa Sawit.

Di samping pengelolaan yang dilaksanakan perusahaan perkebunan tersebut sangat jauh memberikan manfaat baik bagi masyarakat maupun bagi daerah. Sudah pasti tentu tidak sebanding dengan ratusan hektar hutan Babel yang dibuka untuk perkebunan kelapa sawit.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Di sisi lain, ia menilai banyaknya masalah hutan yang berdampak bocornya pendapatan daerah, baik itu di kabupaten maupun provinsi. Rina juga tampak menyayangkan ada oknum di penyelenggara pemerintahan yang terkesan tutup mata dengan masalah ini terkhusus berkenaan dengan status lahannya, jarak perkebunan dengan fasilitas umum seperti jalan dan juga plasma bagi masyarakat.

Oleh sebabnya, legislatif perempuan dapil Basel ini sangat mendukung terbentuknya Satgas Penertiban Kawasan Hutan oleh Presiden Prabowo. Bahkan menurutnya, bila perlu satgas yamg sama dibentuk di setiap daerah.

“Ini kan berarti ada indikasi hukumnya, sehingga keluar Perpres untuk menertibkan hutan. Jelas kami mendukung, satgas ini akan mengatur kembali tata kelola perkebuhan sawit ini. Dari lahannya, jaraknya dan plasma yang tidak pernah mereka terapkan dengan baik dan benar. Hanya sekedar ada, tapi sebenarnya tidak ada. Antara ada dan tiada plasma itu yang sangat merugikan masyarakat,” ungkap politisi Partai Golkar ini.***

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *