Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG_20240518_093454.jpg https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/05/IMG_20240527_152936.png https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Aesthetic-Twitter-Header_20240606_163842_0000.png https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240616-WA00251.jpg
BABEL XPOSEHUKUM KRIMINALNASIONAL XPOSE

Dicecar 22 Pertanyaan oleh Jampidsus Kejagung, Erzaldi Sebut Kekayaan Alam Sektor Timah Berbanding Terbalik dengan Kesejahteraan Masyarakat

×

Dicecar 22 Pertanyaan oleh Jampidsus Kejagung, Erzaldi Sebut Kekayaan Alam Sektor Timah Berbanding Terbalik dengan Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240109_084637_0000.png

JAKARTA, Babelxpose – Kejaksaan Agung (Kejagung ) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) memeriksa Gubernur Kepulauan Bangka Belitung periode 2017 s/d 2022 berinisial ERD pada Senin 27 Mei 2024 , terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Jampidsus Kejagung , Dr. Ketut Sumedana menyampaikan bahwa Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ERD selaku Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2017 s/d 2022 selama 7 (tujuh) jam sejak pukul 10.00 WIB s/d 18.00 WIB, dengan jumlah total 22 pertanyaan.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240103_1500582.gif

Adapun yang bersangkutan dimintai keterangan pada pokoknya mengenai:

Potensi kekayaan alam berupa timah di Provinsi Bangka Belitung;Tata kelola komoditas timah yang dilaksanakan oleh PT Timah Tbk, Kontribusi pertambangan timah terhadap kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tingkat kesehatan dan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Dari hasil keterangan yang bersangkutan, saksi ERD menjelaskan bahwa tidak mengetahui potensi kekayaan alam timah dikarenakan tidak memiliki data tersebut,” kata Ketut Sumedana melalui rilisnya kepada Babelxpose.com, Selasa (28/05/2024).

Namun demikian, lanjutnya, sepengetahuan saksi yakni kerusakan alam dan lingkungan pasca penambangan tidak sebanding dengan pendapatan provinsi dari sektor tambang, begitupun dengan tingkat kecukupan gizi, kesehatan, pendidikan, bahkan pariwisata yang terus mengalami penurunan.

Dengan kata lain, saksi ERD menjelaskan kekayaan alam dari sektor timah berbanding terbalik dengan kesejahteraan masyarakat dan daerahnya,

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *