Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AdvetorialBANGKA XPOSEFeaturedPendidikan

Dosen UBB Uky Eji Anggara Juara 1 Nasional, Bawa Inovasi BIPA ke Level Digital

×

Dosen UBB Uky Eji Anggara Juara 1 Nasional, Bawa Inovasi BIPA ke Level Digital

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Dalam pengembangan karya tersebut, Uky memanfaatkan Canva sebagai perangkat untuk mengalihwahanakan bahan ajar ke dalam bentuk digital.

Meski demikian, Uky menyampaikan bahwa karya-karya tersebut belum diterapkan secara langsung dalam kelas BIPA. Karena itu, ia belum memiliki data mengenai respons pemelajar berdasarkan penggunaan media tersebut dalam pembelajaran di kelas.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Ingin Angkat Budaya Lokal Bangka Belitung

Bagi Uky, pembelajaran BIPA tidak hanya berkaitan dengan penguasaan bahasa, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada penutur asing.

Ia menilai lingkungan, tradisi, kesenian, makanan, dan kebiasaan masyarakat dapat menjadi konteks yang membantu pemelajar memahami bahasa Indonesia secara lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Bahan ajar BIPA idealnya adalah bahan ajar yang bisa kita kaitkan dengan konteks budaya lokal setempat, yaitu di mana pemelajar itu belajar BIPA,” ujarnya.

Pandangan tersebut membuka peluang pengembangan bahan ajar yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kekayaan budaya Bangka Belitung.

Melalui pendekatan itu, unsur budaya lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar bahasa Indonesia bagi penutur asing, sekaligus memperkenalkan keberagaman daerah kepada masyarakat internasional.

Jadi Motivasi bagi Sivitas Akademika UBB

Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UBB, Muhammad Rozani, M.Pd., mengapresiasi pencapaian Uky dalam sayembara tersebut.

Menurut Rozani, prestasi itu menjadi dorongan bagi dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi, serta menghasilkan inovasi di bidang pembelajaran bahasa Indonesia.

Ia juga berharap pengembangan media BIPA ke depan dapat semakin mengangkat budaya lokal Bangka Belitung agar memiliki ruang lebih luas dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing.

Bagi Uky, penghargaan tersebut bukan akhir dari proses pengembangan diri. Ia berharap pencapaian ini dapat mendorong lebih banyak akademisi untuk berani mencoba dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

“Pesan saya sederhana: mulai dan coba saja dulu,” pesannya.

Prestasi Uky Eji Anggara sekaligus menunjukkan peluang bagi akademisi daerah untuk berkontribusi dalam pengembangan bahan ajar berbasis teknologi. Dengan inovasi yang terus dikembangkan, pembelajaran BIPA diharapkan dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas pengenalan bahasa dan budaya Indonesia di tingkat internasional.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *