Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
AdvetorialBABEL XPOSE

Kunjungi Rumah Duka Zordan, Rina Tarol: Kebenaran Tak Boleh Ikut Terkubur

×

Kunjungi Rumah Duka Zordan, Rina Tarol: Kebenaran Tak Boleh Ikut Terkubur

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Rina juga menyerukan evaluasi menyeluruh sistem pengawasan di sekolah-sekolah se-Bangka Belitung. Ia menilai kematian Zordan menjadi alarm bagi dunia pendidikan.

“Kita tidak bisa lagi menutup mata. Ini bukan sekadar tragedi keluarga Zordan, ini tragedi sistemik. Dunia pendidikan harus lebih sigap dan berani menindak kekerasan sekecil apa pun,” tandasnya.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Pihak Terkait Pilih Diam, Proses Hukum Berlanjut

Sementara itu, Direktur RSUD Bangka Selatan, Helen Sukendy, enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi.

“Kita menunggu hasil otopsi aja, Bang,” tulisnya singkat lewat pesan.

Kepala SD Negeri 22 Rias, Cholid, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Bangka Selatan, Anshori, menyampaikan pihaknya memilih untuk menahan terlebih dahulu penyampaian informasi ke publik demi menjaga situasi tetap kondusif.

“Mohon maaf, sekarang lagi proses hukum di polres, mungkin langsung ke polres. Untuk menjaga situasi kondusif kami tahan dulu informasinya ya. Kita tunggu proses hukum saat ini ya,” ujarnya.

Kronologi Singkat Kematian Zordan

Zordan mulai mengeluh sakit sejak 17 Juli 2025, disertai muntah-muntah. Ia sempat diperiksa di puskesmas dan dinyatakan bukan demam berdarah. Kondisinya terus memburuk, dengan keluhan sakit perut akibat ditendang temannya dan nyeri kepala bagian belakang.

Ia dirujuk ke RSUD Bangka Selatan pada 24 Juli dan didiagnosis mengalami memar parah di bagian perut hingga harus menjalani operasi. Zordan menghembuskan napas terakhir pada 27 Juli 2025.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *