Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
AdvetorialFeaturedPANGKALPINANG XPOSEPROBIS

Bank Sumsel Babel Gaspol Bangun Ekonomi Warga, Tua Tunu Disiapkan Jadi Kampung Nanas Pangkalpinang

×

Bank Sumsel Babel Gaspol Bangun Ekonomi Warga, Tua Tunu Disiapkan Jadi Kampung Nanas Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Saparudin optimistis keberadaan rumah produksi tersebut akan membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Tua Tunu sebagai kawasan penghasil nanas.

“Insyaallah tahun ini sudah bisa diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Tak hanya fokus pada pengembangan ekonomi masyarakat, bantuan CSR Bank Sumsel Babel juga menyentuh sektor lingkungan dan fasilitas sosial. Program yang diberikan meliputi rehabilitasi surau, pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), pemasangan CCTV di sejumlah titik, hingga lampu penerangan lingkungan.

Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Pangkalpinang, Irwan Kurniawan, mengatakan pemasangan CCTV dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan nyaman.

“Masih ada oknum yang membuang sampah sembarangan, sehingga CCTV diharapkan bisa membantu pengawasan lebih maksimal. Ditambah lampu penerangan agar keamanan lingkungan semakin terjaga,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan mesin untuk mendukung operasional rumah produksi nanas di Tua Tunu.

“Rumah produksi itu membutuhkan mesin pengolahan, jadi kami support melalui CSR. Nantinya fasilitas tersebut juga bisa dimanfaatkan UMKM lainnya,” ujar Irwan.

Kolaborasi antara Pemkot Pangkalpinang dan Bank Sumsel Babel ini pun mendapat apresiasi karena dinilai menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam membangun ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan kota. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *