Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
AdvetorialBABEL XPOSEFeatured

Bantuan Mobil Samsat Keliling, Hellyana : Ini Bentuk Sinergi yang Baik Pemerintah Daerah dengan Bank Sumsel Babel

×

Bantuan Mobil Samsat Keliling, Hellyana : Ini Bentuk Sinergi yang Baik Pemerintah Daerah dengan Bank Sumsel Babel

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, Bakuda Babel bisa bergerak lebih gesit,” ungkap Hellyana.

Ia berharap keberadaan mobil Samling ini dapat mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yang merupakan salah satu sumber PAD paling potensial dan berpengaruh signifikan terhadap keuangan daerah.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

“Dalam pengelolaan PKB dan BBNKB diperlukan sinergi dan dukungan semua pihak, termasuk Bank Sumsel Babel. Diharapkan hal ini bisa menciptakan optimalisasi pendapatan untuk mendanai pembangunan dan program kerja,” jelasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Wagub Hellyana mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan membayar PKB secara nasional maupun di Babel masih di bawah 50 persen dari total basis data kendaraan bermotor.

“Hal ini merupakan peluang bagi Pemprov dan kabupaten/kota untuk meningkatkan pendapatan daerah, karena masih banyak potensi pajak yang belum tertagih. Pemerintah kabupaten/kota diharapkan aktif dalam penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor secara jemput bola dengan menggunakan mobil Samling,” paparnya.

Lebih lanjut, Hellyana menyampaikan bahwa bentuk sinergi antara tim pembina Samsat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota dapat dilakukan melalui mekanisme cost sharing dan role sharing, seperti yang akan diterapkan mulai 5 Januari 2025.

“Mekanisme pengelolaan PKB dan BBNKB yang sebelumnya menggunakan sistem Dana Bagi Hasil (DBH), kini diubah menjadi split payment melalui Bank RKUD Bank Sumsel Babel. Dengan sistem ini, pendapatan dari PKB dan BBNKB bisa langsung disalurkan secara real-time ke kas daerah masing-masing kabupaten/kota, sehingga dapat segera digunakan untuk mendanai pembangunan,” jelasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *