Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BATENG XPOSEFeaturedPOLITIK

Beri Motivasi Mahasiswa KKN STIH Pertiba, Bupati Bateng Ceritakan Perjuangannya di Golkar

×

Beri Motivasi Mahasiswa KKN STIH Pertiba, Bupati Bateng Ceritakan Perjuangannya di Golkar

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

Disisi lain, Algafry mengatakan dalam kegiatan KKN yang dimulai besok hingga 25 hari kedepan di Kecamatan Simpangkatis Kabupaten Bateng ini, para mahasiswa diharapkan tetap menerapkan Prokes Covid-19.

“Kami juga sampaikan bahwa kami di Kabupaten Bangka Tengah masih PPKM Level III, jadi kami akan terus sosialisasi penerapan Prokes Covid-19 dan kita ingin hal ini dapat diterapkan juga selama KKN berlangsung,” tukasnya.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Sedangkan Ketua STIH Pertiba yang diwakili Wakil Ketua Bidang Akademik, Dr. Yandi, SH, MH menjelaskan, pihaknya melaksanakan pelepasan mahasiswa KKN, sekaligus penandatangan MoU dengan Pemda Bangka Tengah yang bekerjasama dalam pengajuan penelitian pemberdayaan masyarakat.

“Kami hari ini melaksanakan kegiatan pelepasan mahasiswa KKN sebanyak 89 orang di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, khususnya di Kecamatan Simpang Katis. Dengan dibagi menjadi 8 kelompok, yang juga akan ditempatkan di delapan desa dan satu kelompoknya terbagi sebanyak 11-12 mahasiswa,” ungkapnya.

Dalam KKN dan kerjasama penelitian pemberdayaan masyarakat tersebut, para mahasiswa nantinya akan mencatat persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Bangka Tengah, khususnya di Kecamatan Simpang Katis, sehingga setelah program ini selesai akan ada laporan akhir dan disampaikan kepada pihak pemerintah daerah.

“Mahasiswa akan memiliki catatan harian selama menjalani KKN yang nantinya akan menjadi sebuah laporan seputaran persoalan Covid-19, kesadaran hukum masyarakat dan lain sebagainya. KKN ini akan berlangsung selama 26 hari kedepan dengan turun langsung ke rumah-rumah warga,” papar Yandi.

Senada dengan itu, Camat Simpang Katis, Dr. Roy Haris berharap catatan-catatan dan aspirasi masyarakat yang didapatkan para mahasiswa KKN di lapangkan kelak dapat disampaikan juga ke pihak kecamatan agar bisa membantu pembangunan di Kecamatan Simpang Katis.

“Harapan kami, mahasiswa ini jadi agen perubahan, terutama untuk kondisi sekarang mengajak masyarakat untuk ikut vaksin. Sebab vaksin ini bisa meminimalisir tingkat kematian jika warga terpapar Covid-19,” kata dia.

Kemudian, Roy berharap para mahasiswa KKN dapat merubah mindset masyarakat dalam hal kesadaran hukum, agar tidak melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum yang malah berimbas pada warga itu sendiri. (Rel)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *