Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AdvetorialBABEL XPOSEFeatured

Data Desil Dipersoalkan, DPRD Babel Dorong Evaluasi Sebelum Jadi Dasar Penyaluran Bansos

×

Data Desil Dipersoalkan, DPRD Babel Dorong Evaluasi Sebelum Jadi Dasar Penyaluran Bansos

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

PANGKALPINANG, BABELXPOSE.COM – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendorong evaluasi terhadap penggunaan data desil sebagai salah satu dasar dalam penetapan penerima program bantuan dan perlindungan sosial.

Dorongan tersebut muncul setelah DPRD Babel menerima sejumlah keluhan mengenai kesesuaian data desil dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di lapangan.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Persoalan itu dibahas dalam audiensi bersama pemerintah daerah, kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel, Kamis (17/9/2026).

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan salah satu persoalan yang ditemukan adalah belum optimalnya keterlibatan pemerintah desa dalam proses pendataan.

Menurut Didit, pemerintah desa memiliki pengetahuan mengenai kondisi masyarakat di wilayahnya sehingga keterlibatan mereka dinilai penting dalam proses pemutakhiran data.

“Pendataan yang dilakukan oleh beberapa instansi itu tidak melibatkan pemerintahan desa, sehingga tidak begitu akurat,” kata Didit, seperti diberitakan Jurnal Indonesia.

Temuan di Lapangan Jadi Perhatian

Didit mencontohkan adanya ketidaksesuaian antara kondisi masyarakat yang diketahui di lapangan dengan kelompok desil yang tercatat dalam data.

Ia menyebut terdapat warga yang menurut informasi lapangan tidak memiliki rumah dan pekerjaan, tetapi tercatat dalam desil 7. Di sisi lain, ia menyampaikan adanya warga yang memiliki kendaraan dan usaha namun tercatat dalam kelompok desil yang lebih rendah.

Pernyataan tersebut merupakan contoh yang disampaikan DPRD dalam audiensi dan menjadi bagian dari alasan perlunya evaluasi serta pemutakhiran data.

Persoalan serupa sebelumnya juga disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses DPRD Babel di Desa Penyak, Bangka Tengah. Sejumlah warga mengeluhkan pengelompokan desil yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi ekonomi mereka.

DPRD Dorong Penggunaan Data Dievaluasi

Atas berbagai keluhan tersebut, DPRD Babel mendorong agar penggunaan data desil sebagai dasar penyaluran bantuan dievaluasi sementara, sembari dilakukan pemutakhiran data.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *