Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251121-WA0027.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241201-WA0001</div></div>
		<div id=
BABEL XPOSEFeatured

DWP Menjadi Wadah Perempuan Untuk Menunjukkan Jati Dirinya

×

DWP Menjadi Wadah Perempuan Untuk Menunjukkan Jati Dirinya

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

PANGKALPINANG – Perempuan yang mampu menunjukkan jati dirinya tentu akan sadar pula dengan kepribadiannya. Sehingga perempuan juga tidak akan membiarkan hidupnya berlangsung tanpa tujuan, karena sejatinya perempuan adalah pondasi untuk keluarga bahagia dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini ditekankan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) sekaligus Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Babel Naziarto saat menyampaikan sambutannya pada acara puncak Dirgahayu ke-22 Dharma Wanita Persatuan. Kegiatan dengan tema ‘Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM’ diselenggarakan di Ruang Rapat Pasir Padi, Selasa (14/12/2021).

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240103_1500582.gif

“Melalui tema yang diusung kali ini, dalam membangun ketahanan perempuan, otomatis seorang perempuan, seorang ibu harus mampu menunjukkan jati dirinya sebagai seorang perempuan yang sejati baik itu dimata suami, anak-anaknya serta masyarakat,” tegasnya memotivasi anggota DWP yang hadir. 

Jika hal tersebut dapat diwujudkan oleh seorang perempuan, menurutnya otomatis perempuan yang tergabung dalam DWP pasti mampu menahan hati seorang suami, artinya dia mampu mendorong dan mendukung suami untuk bekerja menjalankan tugasnya dengan benar dan baik di lingkungan kerjanya. 

“Dia juga harus mampu menjaga suaminya dari hal-hal keburukan baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat. Tidak hanya itu, perempuan juga diharapkan mampu menjadi pendukung dan selalu inovatif dalam mendidik anak-anaknya, agar ke depannya mereka mampu menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat dan mampu menjadi generasi bangsa yang sukses,” ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, sebagai anggota organisasi, perempuan juga harus mampu menjalankan roda organisasi dan mengisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, baik untuk organisasi maupun untuk kepentingan masyarakat. 

“Jika hal itu mampu dilakukan anggota DWP maka ketahanan perempuan Indonesia dapat terlaksanakan. Kita berharap DWP ke depan dapat mempertahankan eksistensi organisasi ini, sehingga dapat menjaga kesatuan NKRI,” ujarnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *