Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BABEL XPOSEBANGKA XPOSEFeaturedPOLITIK

Melati Turun ke Pemali, Soroti Krisis Air yang Ancam Ketahanan Pangan KWT

×

Melati Turun ke Pemali, Soroti Krisis Air yang Ancam Ketahanan Pangan KWT

Sebarkan artikel ini
Melati Serap Aspirasi KWT Pelangi Makmur di Pemali , sumber foto : sekuntummelati.com
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

PEMALI — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan Kepulauan Bangka Belitung, Melati, turun langsung meninjau aktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelangi Makmur di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Selasa (29/4/2026). Kunjungan ini menegaskan pentingnya peran pekarangan rumah sebagai sumber produksi pangan keluarga sekaligus penopang ekonomi rumah tangga.

Sejak berdiri pada 2013, KWT Pelangi Makmur konsisten mengembangkan pertanian mandiri di pekarangan masing-masing anggota. Pola ini terbukti efektif menjaga ketersediaan sayuran sehari-hari, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari lingkup keluarga.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Namun di balik keberhasilan tersebut, para anggota menghadapi tantangan serius, terutama saat musim kemarau. Keterbatasan air menjadi hambatan utama yang membuat aktivitas bercocok tanam tidak berjalan maksimal.

“Kalau kemarau, air benar-benar sulit. Banyak tanaman tidak bisa bertahan karena kekurangan sumber air,” ungkap salah satu anggota kelompok saat berdialog dikutip dari sekuntummelati.com, Jumat (01/05/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Melati menilai kebutuhan sumur bor sebagai solusi mendesak agar kegiatan pertanian pekarangan tetap berkelanjutan sepanjang tahun.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *