Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251121-WA0027.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241201-WA0001</div></div>
		<div id=
AdvetorialFeaturedPANGKALPINANG XPOSEPROBIS

Pelaku UMKM Terbantu Berkat KUR Bank Sumsel Babel

×

Pelaku UMKM Terbantu Berkat KUR Bank Sumsel Babel

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

PANGKALPINANG, Babelxpose – Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel, Ahmad Azhari mengatakan Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240103_1500582.gif

Seperti halnya UMKM binaan Bank Sumsel Babel owner Kricu super Sindi Snack, Riskyana yang mengolah telur cumi menjadi cemilan dan mempunyai nilai ekonomi serta menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Bank Sumsel Babel akan selalu mendukung UMKM untuk naik kelas, itu semua merupakan wujud komitmen Kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Terpisah, Owner Kricu super Sindi Snack, Riskyana salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank Sumsel Babel yang beralamat di JL. RE, Martadinata No.9 Opas Indah, Kec. Taman Sari, Kota Pangkal Pinang, mengembangkan usaha Kricu.

Kesuksesannya, tak luput dari komitmen dan dedikasi Bank Sumsel Babel dalam mendukung pengembangan UMKM yang menjadi pendorong utama kesuksesan banyak pengusaha di Bangka Belitung.

Riskyana mengatakan, awal mula memulai usaha tersebut pada tahun 2010 hingga sampai saat ini, dan pelanggannya sudah banyak.

“Jadi telur cumi itu dianggap kebanyakan orang sebagai limbah dan tidak terpakai kemudian dibuang. Dengan ide dan keberanian bagaimana caranya saya mengolah limbah yang dianggap tidak memiliki nilai jual dan tidak menarik tersebut agar bisa diolah menjadi makanan/cemilan yang disukai banyak orang, terciptalah makanan yang dinamakan Kricu,” ujar Riskyana, Kamis (8/8/24) lalu.

Lanjutnya, modal Usaha yang dikeluarkannya sebesar Rp 7.000.000 dan pelanggan pertama adalah kerabat terdekat, kemudian melalui mulut ke mulut baru lah sampai saat ini sudah seluruh Bangka Belitung.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *