Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AdvetorialBANGKA XPOSE

Pemkab Bangka Sosialisasikan 200 Inovasi untuk Perkuat Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

×

Pemkab Bangka Sosialisasikan 200 Inovasi untuk Perkuat Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Beberapa program strategis daerah yang menjadi fokus pembangunan antara lain revitalisasi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi masyarakat, pembangunan jalan usaha tani dan jalan usaha produksi, rehabilitasi jalan dan jembatan, pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan jamban sehat, bantuan sembako, percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalensi stunting, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menambahkan bahwa pengembangan inovasi di Kabupaten Bangka dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur pentahelix.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

“Pengembangan inovasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Karena itu kami melibatkan akademisi, dunia usaha, perbankan, media massa, komunitas, hingga masyarakat. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam membangun inovasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Di tengah tantangan fiskal daerah, sejumlah inovasi juga diarahkan untuk mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Salah satunya melalui pengembangan aplikasi Sedulang (Sistem Dukungan dan Pelayanan Pajak Kabupaten Bangka) dan inovasi Mas Jempol (Model Pelayanan Masyarakat Jemput Bola Pajak PBB). Kedua inovasi tersebut mendukung kemudahan pelayanan perpajakan daerah, termasuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak hotel, retribusi pasar, dan jenis pembayaran daerah lainnya secara digital.

Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto, mengatakan inovasi yang dikembangkan mencakup inovasi digital maupun non-digital di berbagai bidang, seperti infrastruktur, sosial, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, perumahan, lingkungan hidup, dan tata kelola pemerintahan.

“Pengembangan inovasi dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, kolaboratif, dan partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Harapannya, inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bangka, Darol Arkum, menyampaikan bahwa sosialisasi merupakan bagian penting dalam siklus pengembangan inovasi daerah.

“Sosialisasi menjadi tahapan awal agar masyarakat mengetahui inovasi yang dikembangkan pemerintah sekaligus mendorong partisipasi dalam implementasinya. Dengan dukungan masyarakat, inovasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan daerah,” katanya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap budaya inovasi semakin berkembang di seluruh perangkat daerah dan masyarakat sehingga mampu mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *