Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
AdvetorialBABEL XPOSEBASEL XPOSEFeatured

Reses Rina Tarol Jadi Curhatan Warga, Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Sorotan

×

Reses Rina Tarol Jadi Curhatan Warga, Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Selain persoalan infrastruktur dan pendidikan, masyarakat turut menyampaikan berbagai kebutuhan sosial lainnya, seperti insentif guru TPA, bantuan rumah layak huni, hingga kebutuhan mobil jenazah yang sampai saat ini belum dimiliki desa.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rina Tarol mengakui masih terdapat kesenjangan antara program yang telah direncanakan dengan realisasi di lapangan.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

“Sebagian anggaran sebenarnya sudah ada, termasuk bantuan keuangan ke kabupaten. Tapi pelaksanaannya belum maksimal,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh efisiensi anggaran serta berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.

Rina juga menegaskan bahwa tidak seluruh persoalan menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Beberapa sektor, seperti pembangunan sekolah dasar dan menengah, merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten.

Meski demikian, ia memastikan akan tetap mengawal seluruh aspirasi masyarakat melalui koordinasi dan komunikasi bersama DPRD kabupaten, khususnya dari Fraksi Golkar, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Terkait persoalan pertanian, Rina mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan lahan sawah sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

“Lahan sawah tidak boleh dialihfungsikan. Ini penting untuk masa depan,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Rina juga mengajak masyarakat aktif mengajukan proposal untuk kebutuhan mendesak agar proses tindak lanjut dapat segera dilakukan.

Selain menyampaikan aspirasi, warga Desa Fajar Indah juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengikuti pendaftaran sertifikasi halal secara massal yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Fajar Indah, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Sosial, serta Babinsa setempat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *