Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251121-WA0027.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241201-WA0001</div></div>
		<div id=
FeaturedNASIONAL XPOSEPendidikan

Sekjen MUI: Perkuat Nilai Hijrah untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa

×

Sekjen MUI: Perkuat Nilai Hijrah untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Sekjen MUI, Buya Dr. Amirsyah Tambunan (Foto: Dok. Humas MUI).
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

BOGOR, Babelxpose – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan M.Ag mengingatkan, tahun baru Islam, awal Muharram 1446 Hijriyah hendaknya dijadikan momentum untuk memperkuat nilai Hijrah dan Jihad bagi kemaslahatan umat dan bangsa.

Berbicara saat menyambut Tahun Baru Islam 1446 H di Masjid Al Ittihad Legenda Wisata Cibubur, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7/24), Buya Amirsyah juga mengajak masyarakat untuk bermuhasabah (berintrospeksi) terhadap hal-hal yang telah berlalu dengan harapan dapat menjadi individu yang lebih baik di tahun baru 1446 H.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/01/20240103_1500582.gif

“Pergantian tahun harus dapat dijadikan momentum untuk melakukan muhasabah terhadap masa lalu, masa kini dan masa depan,” katanya dalam Tabligh Akbar MUI Menyapa Umat dengan menampilkan tema “Harmonisasi Ulama-Umaro dengan Umat menuju Indonesia maju” itu.

Sebelumnya ia menjelaskan, mayoritas masyarakat di seluruh dunia menyampaikan tahniyah (mengucapkan Selamat) atas datangnya tahun baru 1446 H sebagai penanda berakhirnya periode satu tahun, yaitu tahun 1445 H.

Rasulullah, lanjutnya, berhasil membentuk negara modern di Madinah karena memulai dari upaya sungguh-sungguh menanamkan tauhid yang kemudian dapat mengubah pola pikir dan prilaku ummat ke arah yang yang baik.

“Dari iman menjadi kekuatan untuk melakukan hijrah dan jihad dengan mengharapkan rahmat dan ampunan Allah, karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang,” katanya.

Dalam kaitan ini, Buya Amirsyah menyatakan bahwa orang yang beriman akan terus memperkuat tekad melakukan hijrah, yakni mengubah prilaku kepada perilaku yang lebih baik, lalu bertekad melakukan jihad untuk memerangi kebodohan dan kemiskinan agar mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *