Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BABEL XPOSEBASEL XPOSEFeaturedNASIONAL XPOSE

Melati Soroti Keterlambatan Proyek KNMP Tukak Sadai, Tekankan Percepatan demi Nelayan

×

Melati Soroti Keterlambatan Proyek KNMP Tukak Sadai, Tekankan Percepatan demi Nelayan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Dapil Kepulauan Bangka Belitung, Melati, S.H., turun langsung meninjau progres pembangunan Kawasan Nelayan Modern (KNMP) di Tukak Sadai, foto : sekuntummelati.com
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

TUKAK SADAI, Babelxpose.com — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Dapil Kepulauan Bangka Belitung, Melati, S.H., turun langsung meninjau progres pembangunan Kawasan Nelayan Modern (KNMP) di Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (30/4/2026) lalu. Dilansir dari sekuntummelati.com, Kunjungan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat pesisir.

Di lokasi, pembangunan masih berada pada tahap pematangan lahan serta persiapan infrastruktur dasar. Data terbaru menunjukkan progres fisik baru mencapai sekitar 20,04 persen, dengan deviasi keterlambatan sekitar 30 persen. Sejumlah kendala menjadi penyebab, mulai dari faktor cuaca, ketersediaan material, hingga keterbatasan tenaga kerja di lapangan.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Melati menegaskan bahwa proyek ini tidak bisa dipandang sebagai pembangunan biasa. Menurutnya, KNMP memiliki peran penting dalam mendorong masa depan ekonomi nelayan di daerah tersebut.

“Proyek ini bukan proyek biasa. Ini menyangkut masa depan nelayan. Saya minta kontraktor bekerja dengan komitmen penuh agar target penyelesaian bisa tercapai tepat waktu dan sesuai mutu,” tegasnya.

Ia mengingatkan, target penyelesaian proyek yang ditetapkan pada Juni 2026 harus menjadi perhatian serius. Keterlambatan, kata dia, tidak hanya berdampak pada proyek, tetapi juga pada masyarakat yang menantikan manfaatnya.

“Kalau terlambat, yang dirugikan bukan hanya proyek, tapi masyarakat. Karena itu, waktu dan kualitas harus dijaga,” lanjutnya.

Selain meninjau progres fisik, Melati juga menyoroti potensi ekonomi besar yang dapat dikembangkan melalui KNMP, khususnya komoditas kepiting dari Tukak Sadai yang telah memiliki kualitas ekspor. Selama ini, distribusi hasil tangkapan masih bergantung pada daerah lain seperti Cirebon sebelum masuk ke pasar internasional.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *