Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BABEL XPOSEFeaturedPROBIS

Kopiah Resam Ini Terhalus, Menurut Ketua Melati Erzaldi

×

Kopiah Resam Ini Terhalus, Menurut Ketua Melati Erzaldi

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Ketua Melati  menyampaikan bantuan berupa mal kopiah dengan berbagai ukuran sebanyak 6 buah dari Dinas Perindag Babel. Tampak hadir Kadis Perindag Babrl, Tarmin dalam kunjungan. 

Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pelaku kerajinan agar dapat meningkatkan produksi kopiah resamnya. 

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

“Dari sekian banyak produsen kopiah resam yang pernah Saya tahu, hasil produksi kelompok kopiah resam Ermi Belit yang produknya paling halus,” pujinya. 

“Mal ini harus digunakan sebagai acuan ukuran kopiah, agar sesuai dengan standarisasi,” tambahnya. 

Melati Erzaldi juga berpesan, untuk para pekerja tetap semangat, bermanfaat serta meningkatkan ekonomi keluarga. Dirinya juga menyampaikan paket sembako untuk dibagikan kepada 20 orang pekerja yang berisi, beras, minyak, gula, dan tepung terigu. 

Sementara Ermi pada kesempatan ini menyambut baik kehadiran orang nomor satu di Babel, dirinya tampak senang terlebih telah mendapat pesanan cukup banyak dari Gubernur Erzaldi dan mendapat pujian atas produk yang dibuatnya. 

Bersama suaminya, Ermi mengaku menjalankan usaha mereka dengan saling berkolaborasi. Ermi bagian produksi atau membina pengrajin yang bekerja agar standaridasi produk mereka terkontrol, dan suami bertugas memasarkan, mengikuti pameran hingga pelatihan-pelatihan yang diadakan pemerintah dalam membina pelaku usaha seperti mereka. 

Pembuatan kopiah resam, diawali dari proses pengambilan tanaman resam ke hutan, memisahkan serat resam dari batangnya dengan diserut sesuai kebutuhan baik serat halus maupun serat kasar. 

Perlu waktu setidaknya tiga hari menunggu serat resam direndam dalam air untuk kemudian dikeringkan dan dihaluskan menggunakan penarik dari tutup kaleng. Proses penganyaman baru bisa dimulai setelah proses-proses persiapan bahan ini selesai. 

“Halus dan kasarnya produk tergantung pilihan bahan dasar dan keterampilan pengrajinnya,” ungkapnya. 

Sumber: Dinas Kominfo
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *