Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BABEL XPOSEFeaturedLIFESTYLE

Gubernur Erzaldi : Kreativitas, Membuka Peluang Usaha di Era Pandemi

×

Gubernur Erzaldi : Kreativitas, Membuka Peluang Usaha di Era Pandemi

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240807_122718.jpg

“Untuk itu, asah kreativitas dan keilmuan kalian. Gagal tidak akan memupus harapan, melainkan bagian dari pengalaman untuk lebih maju ke depan. Jiwa enterpenuership tidak datang begitu saja, tapi harus diasah dan dikembangkan,” pungkasnya.

Dekan Fakultas Ekonomi, Reniati, mengungkapkan bahwa ekonomi kreatif memang belum berkembang di Bangka Belitung, yaitu ekonomi yang berbasis kreativitas dan inovasi, yang terdiri dari 17 subsektor, yang paling dominan adalah industri makanan dan minuman. Sedangkan subsektor yang lain belum banyak berkembang di Babel misalnya, industri komputer, entertaint, kerajinan, pasar seni.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

“Kita berharap generasi muda dapat mengisi potensi-potensi industri kreatif yang ada di Bangka Belitung untuk menjadi sumber ekonomi baru,” ujarnya.

Reniati mengatakan, ada 4 sektor saat ini yang menjadi kontributor utama dalam perekonomian Bangka Belitung, yakni pertanian, perikanan, kehutanan dan sektor industri pengolahan yang terfokus pada timah sebanyak 83% dan 17% non timah yang didominasi oleh pengolahan sawit dan sektor perdagangan. 

“Salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru disiapkan adalah sektor pariwisata dimana banyak terdapat industri kreatif yang harus berkembang,” katanya.

Dengan pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yang positif di triwulan 2 tahun 2021 di atas 6%, Babel sebagai leading di antara regional Sumatera selain Kepulauan Riau, diharapkan mahasiswa mampu mengakselerasi potensi ekonomi yang lain melalui webinar ini, sehingga mampu memberikan rekomendasi yang dapat diimplementasikan oleh mahasiswa sebagai ajang perubahan, dan bagian dari UBB, serta masyarakat Bangka Belitung.

Hal selaras diungkapkan oleh CEO Walan.id sekaligus Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Babel, Tommy Setiawan yang menyebut bahwa ada tiga hal utama untuk menjadi seorang entrepreuner, yakni mindset atau pola pikir, ide dan mentality.

Sumber: Dinas Kominfo
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *