Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260501-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0000.webp https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp
BABEL XPOSEFeaturedKESEHATAN

Empat Satgas Sampaikan Sejumlah Strategi Penanganan Covid-19 di Hadapan Gubernur

×

Empat Satgas Sampaikan Sejumlah Strategi Penanganan Covid-19 di Hadapan Gubernur

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Rencana satgas tracing ke depan yakni melakukan sosialisasi pemanfaatan aplikasi Silacak, penguatan posko PPKM Mikro, turun ke wilayah zona merah, serta mendorong setiap desa diharapkan memiliki isoter. 

Mikron Antariksa selaku Kasatgas Isoter memaparkan update data isoter sejumlah 43 lokasi, dengan kapasitas tempat tidur 1.236 buah. Hingga saat ini keterpakain jumlah tempat tidur sebanyak 447 tempat tidur. 

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

“Kriteria penghuni isoter yakni pasien OTG bergejala ringan atau atas rekomendasi tenaga kesehatan yang berewenang,” ungkapnya. 

Terakhir, Asisten III Babel, Dr Mulyono yang menjabat sebagai Kasatgas oksigen menerangkan data perusahaan suplier oksigen per Agustus 2021, diantaranya PT. Igas Multi Industri dengan kapasitas 700 Tab 6m³ / hari, PT. Gasigen Bangka Pratama dengan kapasitas 300 Tab 6m³ / hari, PT. Oksigen Prima Lestar dengan kapasitas 400 Tab 6m³ / hari, dan PT. Target Jayanti dengan kapasitas 200 Tab 6m³ / hari. 

“Sehingga total suplier oksigen di Babel sejumlah 1600 Tab 6m³ / hari,” ungkapnya. 

Setelah mendengar paparan dari ke empat satgas, Gubernur menyambut baik rencana tersebut. Dengan target 20 ribu vaksinasi per hari, gubernur mewanti-wanti seluruh stakeholder untuk bekerja sesuai tupoksi dan dilakukan secara serius agar pandemi Covid-19 di Babel segera landai. 

Disamping itu gubernur menyoroti langkah percepatan vaksinasi, yakni selain melaksanakan vaksinasi di faskes, namun juga dilaksanakan di tempat umum dan keramaian dengan proses jemput bola dan apabila telah divaksin langsung didata pada aplikasi P-Care Vaksinasi, agar jumlah tervaksin terdata ke Pemerintah Pusat.

“Saya misalkan, Presiden mewacanakan sekolah akan diselenggarakan proses belajar tatap muka namun bagi siswa yang telah divaksin, maka kita buka gerai vaksinasi di sekolah,” jelasnya.

Gubernur juga menerangkan dalam proses vaksinasi dipusatkan dulu di zona merah. Ia menerangkan, saat ada wilayah yang memiliki kasus penyebaran Covid-19 cukup tinggi, petugas Satgas Covid-19 melakukan survei. Selanjutnya, mereka menggelar vaksinasi dengan terpusat setelah itu menyebar ke daerah sekitarnya.

“Jelas daerah yang zona merah relatif padat penduduk memiliki risiko penularan lebih tinggi jadi memang kemungkinan besar akan diprioritaskan,” ungkapnya.

Sumber: Dinas Kominfo
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *