Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BANGKA XPOSEFeaturedPROBISRuang Xpose

IWAPI Pangkalpinang Belajar dari Kue Tradisional Belinyu, Serap Inspirasi UMKM Bertahan 40 Tahun

×

IWAPI Pangkalpinang Belajar dari Kue Tradisional Belinyu, Serap Inspirasi UMKM Bertahan 40 Tahun

Sebarkan artikel ini
https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260412_162525.webp

Ia menambahkan, para pelaku UMKM masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik dalam bentuk edukasi, pendampingan, promosi, maupun publikasi yang berkelanjutan agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.

https://babelxpose.com/wp-content/uploads/2026/03/ukuran-300-x-600_20260331_213520_0000.gif

Sementara itu, pemilik Toko Kenari, Rinda, menuturkan usaha yang dijalankannya merupakan bisnis keluarga yang telah bertahan lebih dari empat dekade. Hingga kini, ia masih terlibat langsung dalam mengawasi setiap proses produksi guna memastikan kualitas produk tetap terjaga.

Komitmen menjaga cita rasa dan kualitas tersebut menjadi salah satu nilai yang menarik perhatian para peserta kunjungan. Bagi mereka, keberhasilan mempertahankan usaha selama lebih dari 40 tahun merupakan bukti bahwa konsistensi dan kedekatan dengan pelanggan menjadi modal penting dalam menjalankan bisnis.

Di sela kunjungan, para peserta juga berdiskusi mengenai tantangan usaha, strategi mempertahankan kualitas produk, hingga peluang pengembangan pasar bagi produk-produk tradisional Bangka.

Menutup kegiatan, Sri Kristin Sutanegara yang akrab disapa Kak Iie menyampaikan bahwa kunjungan industri menjadi salah satu agenda yang paling diminati anggota IWAPI karena memberikan pengalaman belajar yang nyata dan aplikatif.

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan gambaran langsung mengenai budaya kerja, alur produksi, hingga standar yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha. Yang terpenting, kami bisa memahami bagaimana UMKM lokal mampu bertahan, beradaptasi, dan terus berkembang di tengah berbagai tantangan,” tutupnya.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana belajar bagi anggota IWAPI, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal sebagai salah satu pilar perekonomian daerah di Bangka Belitung.(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *